Arsip untuk ‘KELAS MUSIK’ Kategori


Setelah Beberapa taun ini saya melihat perkembangan Entertainment, khususnya di dunia malam,,, saya meilhat beberap faktor yang sangat menonjol dengan kehadiran seorang Disc Jockey, Dj ataupun biasa di sebut Deejay…
Sebagai contohnya saya melihat beberapa sekolah Dj yang semakin menjamur atau semakin banyak berdiri, baik sifatnya independent maupun team… seperti NUSPECTRA DJ TEAM yang berada di kota malang – jawa timur, dan telah melahirkan banyak pentolan Dj yang mampu bersaing dan berkiprah di dunia entertainment…

apa itu DISK JOCKEY ???
DISK JOCKEY adalah orang yang memainkan atau memutar file yang berformat audio, dengan menggunakan prangkat seperti CDJ,TURNTABLE, ataupun menggunakan Laptop…
tp sekarang seiring perkembangan DJ semakin ramai, maka banyak pabrikan prangkat Dj mengeluarkan produk baru, yang mana tidak hanya sekedar memutar file audio, tp juga mampu memutar file visual..

DISK JOCKEY di bagi menjadi beberapa kategori :
1.DJ Radio
2.Dj Bedroom
3.Dj Club

tp disini saya membagi lagi dengan pemikiran saya, bahwa DJ hanya bisa di kategorikan menjadi 2..

1. Dj Profesional
2. Dj Instant atau karbitan..

1. Dj Profesional : adalah Dj yang memilki dasar sekolah Dj, di mulai dari tahapan Turntable atau PH..kenapa, karena tingkat kesulitannya tinggi.. mengetahui teknik Dj, Effect, serta mampu mengetahui digital musik, serta urutan genre..

2. Dj Instant : adalah Dj yang system belajarnya secara cepat, dengan menggunakan CDJ ataupun Software Dj… (maaf kalau ada yang tidak berkenan) :)

TECHNIC DJ
Ada berbagai macam teknik yang dapat diterapkan oleh seorang DJ untuk memanipulasi musik yang telah direkam sebelumnya. Disini termasuk mencampur suara (audio mixing), cueing, slip-cueing, phrasing, memotong musik (cutting), beat juggling, menggesek ( scratching), menyamakan ketukan (beatmatching), menjatuhkan jarum (needle drops), menggeser fasa (phase shifting), dan masih banyak lagi.

PERALATAN DJ
CD (data storage audio), media player, mixer, tas cd, headphone, laptop, soundcard

Urutan genre DISC JOCKEY atau DJ (deejay)

Acid Jazz
All Styles
Breaks (all types)
Breaks, Acid
Breaks, Big Beat
Breaks, Chemical
Breaks, Funky
Breaks, House
Chill Out
Dubstep
Electro
Electronica
Experimental
Gabber
Hardcore
Hardstyle
Hip Hop
House (all types)
House, Acid
House, Chicago
House, Deep
House, Disco
House, Dub
House, French
House, Funky
House, Hard
House, Minimal
House, Progressive
House, Speed Garage
House, Tribal
House, Turkish
House, Vocal
Industrial
Jungle (all types)
Jungle, Drum & Bass
Jungle, Hardstep
Jungle, Intelligent
Jungle, Jazz
Jungle, Jump Up
Jungle, Techstep
Techno (all types)
Techno House
Techno, Detroit
Techno, Minimal Deep
Techno, Minimal Hard
Trance (all types)
Trance, Acid
Trance, Breaks
Trance, Goa
Trance, Hard
Trance, Progressive
Trip Hop

ini hanya femikiran saya semata, maaf kalau ada yang tidak berkenan, maupun kurang lengkap.. karena saya juga buka seorang deejay tp hanya pononton saja..

salam
:)
Ferry Siregar

Sejarah Guitar

Posted: Oktober 10, 2010 in KELAS MUSIK

Gitar adalah suatu alat musik tradisional Spanyol sehingga dipercaya bahwa alat musik petik ini berasal dari spanyol. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa sejarah gitar dimulai jauh sebelum Masehi yaitu pada jaman Babilonia. Pada awalnya alat musik ini bentuknya kecil dan memiliki empat dawai yang masing – masing berpasangan.
Selama jaman Renaissance, alat musik gitar tidak populer dan tidak diminati masyarakat. Namun setelah Alonso Mudarra mulai memperkenalkan alat musik ini melalui karya-karyanya maka dengan segera orang-orang mulai tertarik untuk mendengarkan dan memainkan gitar. Dan pada saat itu gitar mulai populer dikalangan masyarakat.

Pada abad 17 atau periode Baroque dawai (string) gitar ditambahkan menjadi lima yang masing-masing berpasangan, ini memungkinkan para pemain memainkan musik yang lebih kompleks dan luas.

Quote:
Pada akhir abad 17 dua perubahan penting dibuat pada alat musik ini yaitu:
1. Sebelumnya tiap-tiap dawai berpasangan (ganda) maka sekarang digantikan oleh senar tunggal.
2. Sebelumnya memiliki lima senar maka sekarang ditambahkan menjadi 6 senar tunggal yang dipakai hingga hari ini.

Periode klasik sekitar tahun 1750-1775 banyak melahirkan komposer-komposer gitar terkenal diantaranya Fernando Sor, Mauro Giuliani, Matteo Carcassi, D. Aguado dan Fernando Carulli. Mereka menulis musik dan sering mengadakan konser-konser gitar di berbagai tempat. Pada saat itu alat musik gitar sangat populer dan diminati banyak orang.
Selain itu ada juga Nicolo Paganini yang selain pemain biola terkenal juga pemain gitar yang karya-karyanya masih sering didengar sampai sekarang.
Pada akhir abad 19 instrumen gitar mengalami penurunan dan banyak orang tidak mengenal alat musik ini, tapi kemudian di populerkan kembali oleh Francisco Tarrega yang adalah komposer besar gitar klasik. Banyak karya-karya musiknya menjadi sangat terkenal antara lain: Recuerdos de la Alhambra, Estudio Brillante, Capricho Arabe dan masih banyak lagi.

Ia juga banyak menulis dan menyusun suatu metode/sistem untuk pengajaran gitar dan metode pengajarannya ini menjadi standar pengajaran pada pelajaran gitar klasik sampai sekarang. Ia juga banyak mengajar dan tidak sedikit dari muridnya yang menjadi komposer besar seperti dirinya diantaranya adalah Miguel Liobet.
Di samping komposer-komposer gitar ada juga seorang desainer gitar yang berjasa dalam perkembangan alat musik ini yaitu Luthier Antonio Torres. Ia mencoba menambah ukuran gitar dan mencoba meningkatkan bunyi gitar agar lebih keras dan selaras.

Ia banyak menyempurnakan bentuk gitar, dia membuat leher gitar lebih lebar dan lebih tipis dari pada bentuk gitar sebelumnya. Ia juga membuat standar dawai gitar dengan ukuran panjang 65 cm yang sampai sekarang masih di pakai. Dari hasil eksperimennya ini maka gitar yang dibuatnya ini merupakan standar gitar modern yang dipakai sampai sekarang. Selain Torres, sebelumnya juga ada seorang yang bernama stradivarius yang selain terkenal membuat biola juga mahir membuat gitar.
Pada tahun 1946 dawai/senar gitar yang sebelumnya terbuat dari Gut (tali yang terbuat dari usus binatang) digantikan dengan dawai yang terbuat dari nylon (string nylon). Dengan memakai string nylon maka suara yang dihasilkan lebih besar dan lebih bagus.

Alat musik gitar terus berkembang sampai sekarang dan sudah menjadi instrumen dunia. Jumlah para pemain, pengajar, komposer, dan pembuat gitar saat ini sangat banyak, sekolah-sekolah dan tempat kursus gitar juga mudah ditemui disetiap tempat bahkan sekarang juga terdapat majalah-majalah yang khusus membahas tentang gitar. Karena perkembangan ilmu dan teknologi begitu pesat, instrumen gitar juga terkena imbasnya dan sekarang kita telah mengenal yang namanya Gitar Listrik (Electric Guitar).

Sejarah Gitar Listrik
Sejarah gitar listrik bermula pada tahun 1930, ketika seorang yang bernama George Beauchamp mulai mencari cara untuk menambah volume gitar. Diketahui jika suatu kawat di beri gaya medan magnet maka dapat menciptakan arus listrik. Atas dasar pemikiran ini Ia meneliti dan mengadakan suatu percobaan dengan jarum Gramopon (pada dasarnya teknologi ini bisa didapati pada motor-motor listrik, generator, jarum gramopon, radio dan mic). Ia percaya bahwa jika dawai gitar digetarkan dekat medan magnet akan bisa diubah menjadi arus-arus listrik dan kemudian dikonversi kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.
Setelah percobaan berbulan-bulan dan bekerja sama dengan Paul Barth maka terciptalah pickup pertama yang sederhana terdiri dari 6 kutub dan tiap-tiap kutub untuk masing-masing dawai. Pickup berisi kumparan yang digulung rapi. Menurut ceritanya, Ia mengambil kumparan itu dari mesin cuci dan melilitnya kembali dengan motor mesin jahit. Penemuannya ini sangat dihargai dan mendapatkan hak paten.

Dengan penemuannya ini maka langkah selanjutnya Ia mencari orang yang mau bekerja sama dan membantunya dalam soal dana. Ia menghubungi Adolph Rickenbacher temannya dulu di National String Instrument Company tempatnya bekerja. Mereka bekerja sama dan membentuk sebuah perusahaan dengan nama Instrumens Rickenbachers. Akhirnya Mereka mulai memproduksi gitar listrik pertama yang disebut “The Frying Pan” (mungkin karena badan gitarnya terbuat dari panci). Ini yang membuat perusahaan mereka tertulis dalam sejarah sebagai pabrik yang pertama membuat dan memproduksi gitar listrik.

Selanjutnya seseorang yang bernama Lloyd Loar memperkenalkan gitar listrik yang modelnya berbentuk gitar Spanyol. Ia dianggap yang pertama kali membuat dan memasarkan gitar model ini. Ia telah banyak melakukan percobaan-percobaan ini mulai awal 1920 dan pada tahun 1933 mendirikan perusahaan dengan nama Vivi-Tone yang merupakan anak perusahaan dari Gibson Company.

Perusahaan ini memproduksi gitar listrik dengan bentuk gitar spanyol tapi dalam satu tahun perusahaan ini tidak berhasil. Dari kegagalan ini, akhirnya mengilhami Gibson Company untuk mencoba melanjutkan menciptakan gitar listrik. Dari usaha-usaha yang dilakukan maka terciptalah gitar listrik ES-150 yang nantinya menjadi perintis gitar-gitar listrik selanjutnya.

Sejarah gitar listrik berlanjut pada tahun 1933 pada saat Alvino Rey yang juga bekerja pada Gibson Company mengembangkan Pickup gitar listrik yang lebih baik selain kualitas suara bentuknya juga diubah.
Di balik Kesuksesan ES-150 masih didapati banyak kekurangan, karena badan gitar yang berongga maka getaran dari badan gitar juga ditangkap pickup sehingga ikut terdengar pada amplifier. Selain itu sering terjadi feedback dan suara-suara yang tak diinginkan. Karena itu seorang gitaris jazz terkenal Les Paul memperkenalkan solusi baru untuk membuat badan gitar padat dan tak berongga.

Pada akhirnya Ia sukses membuat gitar badan padat dan menghasilkan suara yang bagus tanpa feedback atau suara-suara yang tidak dikehendaki. Selain itu Ia menambahkan pickup pada badan gitarnya menjadi dua. Pada tahun 1943 Ia membawa gitarnya ini ke Gibson tetapi ditolak dengan alasan konsumen kurang tertarik dengan gitar badan padat. Ia merasa kecewa karena usaha yang ia rintis akhirnya gagal.

Tidak lama kemudian seorang yang bernama Leo Fender percaya bahwa gitar yang dibuat oleh Les paul dengan gitar badan padatnya akan banyak diminati oleh para konsumen. Akhirnya pada tahun 1946 ia membuat gitar badan padat yang terbuat dari kayu pohon Ek dan menyewakannya kepada para musisi agar mendapat banyak dukungan. Akhirnya pada tahun 1949 Leo Fender mendapatkan kesuksesannya dengan model gitar badan padatnya dan mendapatkan penghargaan.

Melihat kesuksesan Leo Fender dengan gitar badan padatnya maka Gibson Company Akhirnya kembali melihat contoh gitar Les Paul dan mendisainnya ulang. Pada tahun 1952 diputuskan untuk memproduksi gitar badan padat dan menjadi suatu standar industri. Walaupun inspirasinya datang dari Les Paul gitar Gibson yang sekarang kita kenal dinamai menurut nama perusahaannya.

Pada tahun 1961 Ted McCarty memperkenalkan ES-335 suatu gitar semi-hollow yaitu gabungan antara gitar berongga dan gitar badan padat. Dengan cepat gitar ini menjadi populer digunakan para gitaris-gitaris jazz diantaranya adalah BB King dan Chuck Berry.

Gibson dan Fender adalah perusahaan pembuat gitar yang telah berjasa mengembangkan instrumen ini khususnya gitar listrik dengan disain-disain yang futuristik. Keduanya sudah menjadi standar gitar bagi para musisi, seperti sekarang kita mengenal Gibson SG atau Fender Stratocaster.Setelah kedua perusahaan tersebut telah berhasil mengembangkan gitar listrik, maka mulailah banyak bermunculan perusahaan-perusahaan lain yang memproduksi gitar listrik sampai sekarang.

Sumber : kaskusnews.us3


Buat loe yang suka dengan alat musik ini, sebelum loe maenin atau menikmati suara alat musik ini, gak ada salahnya dong tau sejarah alat musik yang elo mainin dan yang digemari oleh banyak orang ini. Hehehe… sebagai bahan bacaan dan tentunya nambah pengetahuan loe aja sih. Semoga berguna.
Asal mula kata piano sebenarnya adalah pianoforte, yang berasal dari bahasa Italia. Piano dibuat oleh Bartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an. Awal mula piano diciptakan, suaranya tidak sekeras piano yang dapat didengar pada abad 20-an. Pasalnya, tegangan tuts piano kala itu tidaklah sekuat piano yang sekarang.
Kini, piano pertama tersebut dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York. Seperti pada banyak penemuan yang lainnya, piano ditemukan berdasarkan penemuan teknologi. Asal muasalnya, piano dikembangkan dari alat musik kecapi. Perbedaannya, kecapi dimainkan dengan dipetik. Sedangkan piano ditekan tuts-tutsnya.
Secara umum, piano termasuk ke dalam kelompok musik instrumental. Piano memproduksi suara dari getaran papan suara yang volumenya dapat diperkuat (dapat diatur besar kecilnya).
Secara luas, piano di dalam musik dapat menjadi performa pada nyanyian tunggal dan sebagai pengantar nyanyian solo. Dalam artian, piano dapat hidup dan mengiringi penyanyi tanpa bantuan atau iringan alat musik lain. Suara yang dihasilkan piano sudah dapat mewakili alat musik lainnya. Meskipun demikian, piano akan lebih berarti lagi didengar dengan bantuan alat musik lain. Yang perlu ditekankan di sini, piano dapat mengalun indah tanpa bantuan alat musik lain. Tidak sama halnya dengan alat musik lain, yang kurang enak didengar tanpa dilengkapi piano. Banyak musik-musik instrumen yang bersinar karena andil dari piano.
Perkembangan Piano
Pada akhir periode 1790 sampai 1860, piano era Mozart mengalami perubahan yang hebat, dimana instrumen modern semakin terlihat memimpin. Pada revolusinya, piano banyak mendapat dukungan dari komposer dan pianis-pianis terkenal yang mengiringi perkembangannya. Sehingga piano dalam musik semakin memiliki power yang tinggi. Teknologi dalam pembuatan piano pun semakin menggunakan alat-alat berteknologi tinggi.
Dalam beberapa waktu, gaya suara piano meningkat. Dari 5 oktav menjadi 7 1/3 (atau bahkan lebih) oktav, ini menandakan piano semakin modern. Kemajuan teknologi ini banyak bersumber dari perusahaan di Inggris, Broadwood. Selama bertahun-tahun, instrumen buatan Broadwood mengalami perkembangan menjadi lebih banyak jenisnya, lebih baik suaranya, juga dikemas secara baik dan rapi.
Perusahaan Broadwood mengirim piano mereka kepada Hadyn dan Beethoven. Cakupan kemampuan piano yang mereka kirim itu lebih dari lima oktaf. pada tahun 1790an, tahun 1810 menyusul menjadi enam oktav, sampai pada tahun 1820 akhirnya menjadi tujuh oktav. Sampai-sampai banyak perusahaan pembuat piano mengikuti trend ini.
Bercerita tentang piano sama halnya seperti menceritakan seorang superstar. Seperti layaknya seorang superstar, piano yang terkenal itu juga banyak dikagumi berbagai kalangan. Piano bisa masuk dalam industri musik dan perfilman, yang dengan mudahnya dilihat dan didengar siapa saja.
Sejak tahun 1830-an, konser piano selalu di idolakan banyak penggemar musik. Setiap para pianis terkenal menggelar konsernya, kerap kali dipadati oleh para penggemar. Mereka selalu berbondong-bondong mengantri tiket konser piano seperti semut. Karena bagaimanapun juga, piano bisa masuk ke hampir seluruh musik terkenal.
Contoh pada ke-27 konser piano yang digelar Mozart. Konser ini benar-benar merupakan konser musik instrumental yang tanpa bantuan iringan penyanyi ternyata tetap dapat lebih dinikmati. Inilah kehebatan yang dimiliki alat musik piano. Permainan pada konser piano bisa terlaksana dengan baik secara solo (sendirian), duo (berdua), trio (bertiga), maupun kuartet (berempat). Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh para pianis terkenal seperti Mozart, Hadyn, Beethoven, Schubert, Schumann, Mendelssohn dan Brahms.
Salah satu peran piano dalam industri perfilman adalah sebagai alat musik yang mengiringi jalannya film tersebut. Dapatkah loe membayangkan jika film yang loe tonton tidak didukung oleh latar belakang musik? Piano sangat lekat dengan alur-alur cerita dalam film. Jika pada film itu ceritanya sedih, diputarkanlah alunan musik piano yang lagunya sedih atau melow, sedangkan jika film itu seru (misalnya film aksi), maka diputarkanlah musik yang membuat adrenalin naik. Kesemua ini senantiasa diperankan oleh piano.

sumber : symphony


dalam proses pembuatan style pada pa500 saya fikir tidak lah beda dengan korg serie sebelumnya seperti pa50 dan 80 seperti apa yg di tulis oleh teman saya yg berjudul Membuat Style Korg PA50 PA80 bisa di liihat di Membuat Style Korg PA50 PA80
ini saya tulis dari apa yg saya tau saja, dan mencoba untuk berbagi…

langsung aja ya
yang harus di persiapkan
1. keyboard yang dalam kondisi baik ( hidup normal)
2. waktu
3. materi
4. snack / minuman ringan

ok kita mulai langsung cara pembuatannya

- tekan tombol record pada panel di keyboard
- tekan new style
- setelah terbuka jendela baru pada layar maka akan ada tampilan track…
- sebelum membuat style baru pastikan velocity dalam posisi fix gunanya agar sound pada saat pembuatan style maka veloity yang di hasilkan akan sama rata… (ingat : velocity bukanlah volume)
- tentukan sound yang akan di pilih dengan mlakukan sentuhan / klik pada layar pa500 hal ini berlaku setiap kamu membuat pattern baik itu into, fill, break, ending, dan variation…
- coba di dengarkan materi yg akan di jadikan style..
- selanjutnya piliih kecepatan tempo yg akan mau di gunakan
- pilih jenis birama yang akan di gunakan, sebagai contoh 3/4 , 4/4 atau yg lainnya…
- aktifkan metronome dengan menekan layar anda… letaknya ada di sisi atas dengan tempo dan birama
- set panjang bar yang akan di gunakan
- selanjutnya tekan start, maka biasanya akan countdown / berbunyi metronome yg banyaknya 1 atau 2 bar dulu tergantung kamu memilih yg mana
- mainkan jenis rhytemnya… dan saya sangat anjurkan di awali dengan pengisian drum sesuai dengan materi yg dipilih untuk menjadi guide style, dan selanjutnya dengan pengisian bass, dan accomp yg lainnya…
- pilih quantize, cara mendapatkannya dengan memilih pada event edit.. not berapa yg anda gunakan 1/8, 1/16 atau yang lainnya….
kegunaan quantize ini adalah untuk merapikan pattern instrument yg kita buat, terkadang ada juga yg jarang menggunakan quantize dengan alasan agar sedikit terdengar live
- disini saya anggap kamu sudah mengisi pattern instrument lain dan membuat berbagai jenis intro, fill, break, ending, variation…
- melakukan save file… caranya tekan pada layar tanda panah kebawah di atas kiri layar keyboard kamu
dan piluuh svae style, jgn lupa memberikan namanya… dan simpan..
setelah disimpan.. saya sarankan anda untuk mengcopy style yg anda buat tadi ke MMC yg anda gunakan…

mohon maaf sebelumnya, saya tidak bisa mensertakan gambar… di karenakan sekarang saya lagi tidak memegang alatnya ( tidak punya)
jika ada kata2 yg kurang bisa di pahami harap maklum ya… namanya juga lagi belajar…. hehehhehehe  :D

salam

:)

ferry siregar…


Mungkin banyak software yang berbasis DAW yang mengusung fasilitas midi maker,,, seperti nuendo, sonar atau cakewalk atau cubase dan lain-lainnya….. kali ini saya akan mencoba membahas apa itu Onyx Arranger dan apa – apa saja yang bisa di hasilkan serta yang di butuhkan untuk software ini bisa berjalan dengan maksimal….

yang kita butuhkan :

1. Personal Computer (PC)/ Laptop + OS
2. Onyx Arranger ( disini saya menggunakan ver 2.1 LE )
3. Soundcard + Driver
4. Midi Cable
5. Materi lagu yg akan di buat…

selanjutnya kita akan bahas apa2 aja yang ada di dalam software onyx ini.. untuk itu saya sertakan fitur2nya yang saya dapat dari website resminya dan di teruskan oleh suatu forum
kalau mau tau forum tersebut, ini linknya http://solfegio.indonesianforum.net/freeware-f19/onyx-arranger-21-le-t4175.htm#70581 ( SYARAT HARUS LOGIN DULU )… seperti berikut ini :
Untuk fiturnya :
General Features and Editing
• Tracks, measures, notes, events, envelope editing
• Bank/Patch selection, Volume, Pan, Key+, Time+, Vel+, Mute/Solo control
• Controllers envelope drawing
• Chords Pane
• Record/Play/Loop functions
• Multi-port MIDI Output
• Drag-and-drop operations
• Onyx Arranger Project Files
• Undo/Redo
• Customizable zoom ratios
• Customizable toolbars
• System and user-defined function presets
• Embed summary information in project
• Brightness/Contrast controls and colors scheme selection
• Sending of GM, GS, XG Sysx from the main toolbar
• Import of Cakewalk .ins files
• Parameters Optimization
Orchestrating
• Selection of an OOStyle at any measure in a song
• Any number of OOStyles in any order
• Independent generation of arrangement modes for each style
• Using OOStyle in any Meter (for example, 3/4 to 7/8 and vice-versa)
• Tempo/Meter adjustment to fit an OOStyle into a song
• Score Morphing for each chromatic track, and Drum Converter for a drum track
• Fine adjustment of the morphing process in the Common Morphing Parameters dialog
• User Fill mode
• Expanding/collapsing sections in Orchestrator
Harmonizing
• Recognition of Key/Scale and search for the best harmony sequences
• Indication of qualitative estimations of the created chord progressions
• Selection of a harmonization style according to genre (Jazz, Pop, Classic, etc.) in Major and Minor
• Flexible harmonization algorithm with controllable settings
• Factory and user presets
• Expanding/collapsing sections in the Harmonizer
Song Managing
• Selection of chords from a comprehensive list (Associated, Inversions, Limited, Any Chords – total number of more than 100 types) and input chords from PC keyboard with time snap from one measure to 1/8 note
• Indication if the chord doesn’t belong to the chosen (or recognized) Key/Scale
• Flexible editing of the chord progression
• Harmony is always appropriate for any meter
• Saving and loading of a chord progression at any measure in a song preserving initial meter or transformation into the current one
• Selection of OOStyles from a list
• Chaining together any number of OOStyles into a song
• Markers, Lyrics, Orchestra Fill inserting
• All markers drag-and-drop editing Main and Orchestrator Tracks
• MIDI offline tools applying for Main tracks
• Clip editing flexibility for Orchestrator tracks including time overlapping between assigned styles
• Each track has the following controls: Mute/Solo, Patch Change, Bank Change, Volume, Panning, etc.
MIDI offline tools
• Event Filter
• Quantizer
• Time-Pitch Adjuster
• Interpolator
• Chord/Key Transposer
Additional Views, Tools and Options
• Piano-Roll view
• Event List view
• Keyboard view
• Tempo view
• Meter view
• Sysx view
• Auto Track Type definition
• Chords Audition MIDI data rendering
• Orchestrator Tracks rendering

ok selanjutnya kita mulai untuk cara membuat midi file, disini saya katakan langsung software ini tidak jauh beda dengan cakewalk pro audio 9,,, hanya saja yang membedakannya ada beberapa fitur yang tidak di milkinya,, seperti insert file audio yang akan kita jadikan guide.

tanpa basa basi lagi ya bro.. langkah yang harus loe lakukan
1. adalah membuka aplikasi Onyx

2. buat new file yang gunanya untuk membuat track baru.

3. kita masukkan track midi yang akan kita buat dengan cara klik kanan pada main track trus insert empty track

4. setelah ada track baru,, langkah selanjutnya adalah memasukkan instrument yang kita inginkan
nah di sini kamu akan melihat kemiripan software ini dengan cakewalk.. dimana aplikasi windownya nyaris sama, dan yang membuat perbedaannya adalah pada cross toolbar,, yang gak bisa di tarik,, sehingga sangat menyulitkan kita untuk assign track ke sound atau pacth yang akan digunakan,, pasti yg blm pernah coba bingung ya dengan kata-kata saya…
biar gampang begini,, aja setelah ke buka window,, kamu gak akan bisa liat track yang akan si perintah ke patch / midi mapping GM,XG, dll.. biar gak panjang penjelasannya loe coba aja lah bro

5. masukkan Patch yg loe inginkan dengan melakukan klik pada option Instrument, trus loe klik define dan pilih import,, nah cari aja dimana loe simpan pacth atau mapingnya…. pasti ada

6. loe klik pada main track tulisan TYPE pilih apa yg loe inginkan, trus pilih chanell,, misal chanel 10 untuk drum… pada bank loe klik patch yang kamu pilih tadi,, misal GM atau XG (terserah mau loe pilih mana),, trus loe klik tulisan patch,, maka akan keluar instrument yg loe inginkan….

7.  selanjutnya merekam track midi… untuk metronomenya, midi setting out/in, dll yang terdapat pada menu Option, contoh seperti pada gambar, gambar tersebut merupakan mdi setting out dan in dan ini salah 1 awal yang harus kamu lakukan untuk awal mengerjakan project ..

8 .  Sampai disini saya anggap kamu dah merekam midi di banyak track,, sama seperti tutorial sebelumnya yang saya jelaskan,, kamu harus melakukan pengeditan agar midi yang di hasilkan sesuai dengan metronome,, maka kamu harus membuka piano roll.. untuk itu loe bisa klik kanan pada track pilih piano roll atau mengkilk pada menu toolbar seperti ini  :

pada gambar tersebut kamu bisa mengklik logopiano.. itulah piano rollnya….

8.  Melakukan penyimpanan file,, dengan anggapan saya loe dah nyelesaikan semua track dengan baik, caranya klik pada menu, file save as,, dan sinpan ke format midi….

Mungkin ada kelebihan dari software ini dimana, dia memilki fasilitas harmoni,, ini di tujukan buat midi maker bekerja dengan mudah, dengan di sertakannya scale pada menu harmonizer… seperti pada gambar :  

dari gambar tersebut kamu bisa liat menu-menu apa aja yang terdapat pada harmonizer…

dan Onyx Arranger ini juga memilki fasilitas trasnpose keys seperti gambar ini:

disitu kamu bisa membuat scale

trasnpose serta merubah chord

sebelum saya lupa menuliskan,, karena dah terlalu panjang tulisan ini,, dan saya yakin kamu juga malas membacanya,, langsung aja ya

Onyx Arranger ini memilki Fasilitas Style,, yang mana style sejauh saya masih disertakan dalam formatnya onyx…. dengan kolom style ini,, kamu juga bisa memasukkan tulisan chord, lyrics, dan sebagainya… termasuk juga melakukan orchestrator yang bersifat mini… untuk gambarnya seperti ini…

onyx style

onyx orchestrator

disini kamu bisa liat gambarnya kan… inilah penampakan dari kolom Style dan Orchestrator.. mungkin kelihatannya sulit… tapi seandainya loe rajin ngebuka dan mempraktekkannya leo akan terbiasa dengan apapun

Itulah sekilas mengenai ONYX ARRANGER 2.1 LE, semoga tulisan yang secuil ini bisa menjadi inspirasi kamu untuk lebih mau BELAJAR MUSIK DAN AUDIO DIGITAL…

Dedicate to my brother, my friend and my teacher : Bro.. A. Pasaribu :),, hahahhahaha

Salam

Ferry Siregar :)



Mungkin dah banyak orang yang mengetahui tentang Digital Audio Workstation (DAW)… Apalagi di zaman sekarang ini,,, DAW banyak digunakan dari mulai Home Recording sampai yang sifatnya MAJOR…
Saya akan sedikit menjelaskan DAW itu apa :

Digital Audio Recording atau biasa di sebut DAW.. adalah regenerasi dari penyempurnaan alat Recording yang dulunya masih menggunakan Pita… dan di dalam perkembangannya.. banyak sekali Pro dan Kontra mengenai keberadaan DAW ini,, sehingga pada akhirnya melalui prosess pengembangan… yang sangat signifikan bisa di bilang juga luar biasa… DAW bisa di terima di banyak kalangan dengan fitur-fiturnya seperti bisa merecord midi, play, editing dan sebagainya….

Mungkin kamu bertanya apa aja sih perangkat DAW itu bang ???
saya mencoba menjawab untuk itu,,, DAW merupakan Alat, software yang bersifat digital yang memudahkan composer atau Arranger, musisi, sound enggineer (SE) dalam melakukan pekerjaan,, seperti yg saya bilang di atas dengan segala kemudahannya,, sehingga DAW ini menjadi pilihan tepat untuk menangani project audio yang berbasis Recording maupun Live…

Sedangkan untuk softwarenya sendiri,,, sangatlah banyak jenisnya seperti :
1.Nuendo
2.Sonar.
3.Ableton.
4.Cooledit
5.Fruity loops
6.Protools
7.Logic
8. dll…..

Kalau bro mau tau mengenai digital audio workstation yang versi English bisa mencarinya di situs-situs karena banyak sekali beredar… mengenai apa itu pengertian Digital Audio Workstation.
Mungkin sebagai contohnya kamu bisa mengunjungi link ini….

http://en.wikipedia.org/wiki/Digital_audio_workstation

Semoga Penjelasan Sederhana ini bisa membantu kamu,,, knp saya tuliskan secara sederhan???,,, kalau saya tulis semuanya bisa 1 hari 1 malam,, karena seiring pengembangan DAW itu sendiri….

Salam

Ferry Siregar :)


(lebih…)


(lebih…)

A Jazz Improvisation Almanac

Posted: Juni 22, 2010 in KELAS MUSIK

(lebih…)

Musik Indonesia

Posted: Juni 20, 2010 in KELAS MUSIK

(lebih…)